lensabalikpapan.com/- Langkah  Pemkot Balikpapan untuk membatasi aktivitas masyarakat sebagai pemutus mata rantai virus corona. Mulai dari kebijakan penerapan social distancing maupun physical distancing hingga melakukan 15 ruas penutupan jalan, sebagai pengetatan sosial.

Sejak diberlakukannya buka tutup ruas jalan terkesan kurang efektif.

Pemkot Balikpapan sebaiknya lebih fokus dalam menangani virus Corona yang melanda kota, apalagi dengan makin naiknya PDP dan Pasien Positif virus covid 19, harusnya Pemkot lebih sigap dan cepat dalam mengambil langkah kebijakan.

Budiono Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan menangapi permasalahan ini, mencermati dan menyoroti data bahwasanya makin hari kurva makin naik, bahkan ODP saat ini kenaikannya signifikan.

“Adanya penutupan di beberapa ruas jalan itu memang bagus, tetapi ada yang lebih bagus lagi untuk mengurangi ODP. Pihak keluarga lakukan pengetatan sosial dengan memantau ODP semisal adanya keluarga yang baru datang dari daerah lain” ungkap Ketua Badan Kehormatan DPRD Balikpapan, Senin (13/4/2020)

Menurutnya, langkah langkah yang telah diusulkan ke Pemkot Balikpapan antara lain mengurangi kedatangan pesawat ataupun kapal khusus mengangkut penumpang untuk dilakukan pengetatan. Mereka yang datang didata dan masuk dalam ODP agar pihak keluarga maupun RT setempat melakukan pemantauan untuk tidak melakukan aktivitas terlebih dulu atau dilakukankarantina dirumah selama 14 hari.

” Kebijakan pemkot dalam mengambil langkah dengan melakukan penutupan beberapa titik ruas jalan utama belum sesuai dengan apa yang diharapkan, terlihat masih banyak orang di jalan melakukan aktivitas, dan tidak bisa dipungkiri masalah perekonomian warga yang jadi prioritas,” ucapnya.

Budiono mengatakan pengetatan sosial memang difokuskan untuk ODP, baik melibatkan RT, Puskesmas, Babinkamtibnas, Babinsa, maupun relawan agar penyebaran terputus dan kurva semakin turun. Dan berharap agar ODP dan PDP sembuh.

Ditambahkan Budiono, adanya anggaran Pemkot yang lumayan besar agar diperuntukan tepat sasaran, karena pengetatan sosial ini berimbas kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Sejauh mana subsidi dan tindakan konkrit Pemkot Balikpapan dengan adanya anggaran yang cukup besar agar tepat sasaran”, pungkasnya.
(Thina)

Editor : lensabalikpapan