lensabalikpapan.com/- Kejadian luar biasa ( KLB ) kota Balikpapan akibat penyebaran  virus corona berpengaruh dan berdampak pada kegiatan pemerintahan yang tertunda, seperti halnya kegiatan Serap Aspirasi (reses) sejumlah anggota DPRD Balikpapan.

Seperti reses yang dilaksankan anggota Komisi II DPRD Balikpapan Kasmah yang dilakukan di kediamannya di  perumahan Graha Indah Balikpapan Utara, Rabu(25/3/2020).

Ada perbedaan reses yang dilakukan untuk kali ini, sesuai himbauan agar reses kali ini dilakukan via whatsapp, by phone. Hanya dilakukan dengan sistem online dan tidak boleh mengumpulkan massa, padahal tempat  pelaksanaan  reses telah direncanakan.

“Sesuai himbauan bahwa reses kali ini tidak boleh dengan tatap muka hanya lewat sistem online, masyarakat sampaikan usulan melalui whatsapp”, jelas Kasmah saat dihubungi lewat telepon.

Kasmah menjelaskan aspirasi masyarakat ditampung mulai hari senin (23/3/2020) perwakilan RT 38 Kelurahan Muara Rapak aspirasinya terkait pembangunan sekolah terpadu, peningkatan pembangunan puskesmas, relokasi kantor lurah muara rapak.

” Untuk warga perumahan batuah aspirasinya terkait TPS ( Tempat Pembuangan Sampah ),PDAM, Fasum dan yang terpenting dari Capil, menginggat daerah perumahan ini padat penduduk dan penduduknya bukan dari Balikpapan”, ujarnya terkait aspirasi warga RT.46 Kelurahan Graha Indah.

Dirinya juga menjelaskan Warga Kelurahan Graha juga menyampaikan aspirasinya menginginkan pembangunan puskesmas di wilayah graha.

“Segala aspirasi saya tampung dan nantinya akan diusulkan di APBD meskipun reses telah dilakukan mulai tanggal 23,24,25 Maret jika warga menyerukan aspirasinya masih kita tampung” kata politisi partai golkar ini.

Untuk warga yang ikut serta berikan aspirasinya, Ia memberikan  kotakan makanan yang di distribusikan langsung ke tempat mereka ataupun mereka ambil ke rumah , bebernya.

Kasmah juga bersosialisasi kepada warga agar jangan panik, lakukan himbaun pemerintah untuk tidak keluar rumah, keluar hanya untuk keperluan penting saja.

” Dan insha allah aspirasi warga agar di tampung  adanya aspirasi warga nantinya bisa di tampung dan akan diperjuangkan, mengingat menata Balikpapan sebagai Ibukota Negara”, tutupnya.
(Thina)

Editor : lensabalikpapan